Kantuk Datang

Kantuk Datang

Kapan kantuk datang?
Tanyamu padaku suatu ketika
Barangkali saat usianya sudah tua,
ia akan lelah dan merebah
Lalu mengajakmu memejam,
hingga pagi
dan membawa serta mimpi-mimpi.

Kapan kantuk datang?
Tanyamu lain hari
Kau terlihat tergesa,
tak sabar menanti datangnya
Kau sempat bercerita,
tentang mata yang setia terjaga
Padahal,
kau diam, membaca
Padahal,
kau bisu, mendengar lagu
Barangkali kantuk tak ingin ditunggu
Cobalah untuk menjemput!

Kapan kantuk datang?
Tanyamu berkali-kali
Aku memegang penyeranta, menekan tombol rupa-rupa
Timbul huruf, kata, tersusun kalimat tanya.
“Apa kau kan datang?” tanyaku menagih kepastian
Tak ada jawaban
Kosong, titik-titik terpampang jelas

Kapan kantuk datang?
Tanyamu terakhir kali, malam ini
Sebelum kau terkapar, dalam kamar
Lelah pada wajahmu hilang sudah
Sesak pada napasmu, beralih merupa dengkur
Nyenyak, begitu rasanya
Lalu pagi, membuatmu sadar kembali
Kantuk tak bisa kau temui, tatap muka,
sebab kau tak lagi terjaga

Kapan kantuk datang?
Tanyamu pada pagi
Bisa saja, kantuk sudah tiba,
saat kau tanya, kapan kantuk datang
Bisa saja, kantuk sudah tiba,
saat kau tulis sebelum sapa
Bahkan bisa saja, kantuk sudah tiba,
saat kau lelap, dan tak ingat apa-apa.

Pamulang, Agustus 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *